berbeda jauh dengan filsafat barat yang dianggap menyisikan manusia dari kehidupannya, para pemikir islam, ketika berbicara tentang manusia tidak semata-mata karena unsur jasmani dan akalnya.
Jiwa sang pembangkang telah tumbuh subur dan sulit terkendali diindonesia ini, Khususnya dijawa.tak sedikit orang jawa telah meletakan etikanyasampai kebablasan ke ujung kaki.